Lima tips menghindari investasi bodong berikut harus Anda ketahui untuk berjaga-jaga dari kemungkinan penipuan. Saat ini marak penawaran investasi yang akhirnya membawa lari uang nasabah. Padahal sebelumnya para investor dijanjikan keuntungan berlipat-lipat dari modal yang disertakan. 

Penipuan semacam ini bisa terjadi, pertama karena kurangnya pengetahuan nasabah dan literasi keuangan di masyarakat. Kedua, rendahnya kewaspadaan masyarakat terhada tindak penipuan. Yang ketiga, hal ini menjadi peluang bagi para penipu untuk mengelabui korbannya. 

Baca juga : Aplikasi Penghasil Uang

5 Tips Menghindari Investasi Bodong

Bagaimana cara menghindari penipuan berkedok investasi? Untuk menghindari penipuan atau ajakan investasi yang membahayakan keuangan, ada beberapa hal yang perlu Anda kuasai. Simak tips menghindari investasi bodong berikut agar Anda dapat terhindar dari penipuan yang mengatasnamakan investasi.

  • Teliti Perusahaan dan Izinnya

Setiap lembaga keuangan di Indonesia harus memiliki izin yang jelas dari OJK atau Bappepti. Kedua lembaga tersebut bertugas mengawasi kinerja perusahaan atau lembaga keuangan dan melindungi uang nasabah. Maka jika ada perusahaan yang menawarkan penanaman modal namun tidak mampu menunjukkan izin operasional dari OJK/Bappepti, sebaiknya hindari.

Anda juga bisa mengecek izin mereka secara mandiri, malalui situs resmi OJK dan Bappepti. Pengecekan mandiri bisa melalui mesin pencari Google. Adanya dunia online memudahkan pengecekan lembaga keuangan apakah terdaftar secara resmi atau tidak dan bagaimana track record-nya. Jika ada berita negatif terkait lembaga tersebut, sebaiknya Anda perlu waspada.

  • Minta Salinan Kontrak dan Rencana Skema Usaha

Setiap nasabah berhak untuk memiliki salinan kontrak investasi yang memiliki kekuatan hukum. Jangan pernah menginvestasikan modal pada lembaga tanpa adanya kejelasan kontrak. Modal yang Anda sertakan kepada sebuah lembaga harus jelas akan digunakan menggerakkan usaha seperti apa. Dari sini Anda bisa menilai apakah usaha yang mereka jalankan realistis atau tidak.

  • Cari Tahu Kondisi Pasar

Daftar lembaga investasi ilegal yang dirilis oleh OJK didominasi oleh tawaran investasi di pasar modal. Baik untuk perdagangan forex, komoditi berjangka, MLM dan aplikasi online khusus investasi. Semua bentuk investasi tersebut menawarkan ketidakpastian hasil. Ketika untung bisa sangat tinggi, begitu juga sebaliknya. 

  • Return Wajar atau Tidak

Tips menghindari investasi bodong yang keempat adalah waspada terhadap penawaran investasi dengan return tinggi. Anda harus ingat bahwa dalam teori ekonomi berlaku prinsip: high risk high return. Berarti ketika sebuah usaha memiliki potensi keuntungan besar maka risiko kerugian yang harus ditanggung juga besar.

Jika tingginya keuntungan sebuah usaha dianggap wajar, misalnya dari jual beli, maka tidak masalah. Tapi jika ada tawaran investasi yang menjanjikan keuntungan ratusan persen atau berkali lipat dari modal awal, ini perlu dicurigai. Apakah usaha yang dijalankannya halal? Wajar? Atau ternyata hanya iming-iming yang nantinya uang nasabah akan dibawa lari?

Buat Komunitas Sesama Investor

Untuk menghindari penipuan, ada baiknya Anda membuat komunitas sesama investor di perusahaan atau lembaga keuangan yang sama. Dengan menyertakan pengurus atau orang yang merekrut dari lembaga tersebut. Tindakan ini akan menjaga komunikasi yang baik antara investor dengan lembaga dan mencegah kemungkinan penipuan.

Tips di atas hanya berlaku pada tawaran investasi lembaga yang belum jelas kredibilitasnya. Namun untuk perusahaan yang jelas latar belakang, izin, dan skema usahanya, Anda tidak perlu khawatir. Ada banyak tawaran investasi di tempat yang aman, seperti melalui bank, dompet digital yang banyak diiklankan di media sosial, atau investasi mandiri.

Setelah membaca beberapa tips menghindari investasi bodong di atas, sebaiknya Anda semakin waspada. Tanamkan pemahaman pada diri sendiri bahwa kewaspadaan menghadapi tawaran investasi harus selalu dijaga. Ada banyak cara investasi yang aman dan jelas, mengapa harus memilih yang meragukan?

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

22,038FansLike
0FollowersFollow
0SubscribersSubscribe
- Advertisement -

Latest Articles